Saturday, February 11, 2012

Ciri - Ciri Orang ber-SQ tinggi


Didalam hidup sosial kita perlu SQ (Spiritual Quotient) atau kecerdasan spiritual, ada yang beranggapan bahwa kecerdasan ini perkembangannya menjadi penting bagi setiap manusia selain EQ.

Menurut Danar Zohar dan Ian Marshal, pakar psikolog didalam bukunya “SQ: Spiritual Quotient, The Ultimate Intelligence” memberikan pandangan mengenai tanda-tanda orang yang memiliki SQ tinggi, nah apakah kita termasuk dalam SQ tinggi? atau tidak ada tanda-tanda sedikitpun pada diri kita? Mari kita baca tanda-tanda orang yang memiliki SQ tinggi tersebut;

Wednesday, February 8, 2012

Seni Memaksimalkan Daya Tarik

Memiliki kepribadian yang menarik pasti diidamkan setiap insan. Saya, Anda, maupun siapa saja. Kehadiran pribadi yang menarik selalu dinanti-nantikan banyak orang. Ketiadaannya dirindukan.

Pertanyaannya, kualitas istimewa APA yang ada pada manusia, yang bisa membuat orang lain kagum dan terpesona? Dan... ANDA-kah orangnya?

Sebagian orang mungkin berpikir hanya orang-orang yang cantik, ganteng secara fisik, pintar, atau bahkan kaya yang memiliki daya tarik? Sebenarnya tidak demikian!

Setiap orang berpotensi untuk menjadi seorang insan yang memiliki daya tarik tinggi, menjadi sosok yang dielu dan diharapkan. Termasuk Anda sendiri! Pesona Anda bisa ditumbuhkan dan diciptakan dengan energi positif yang Anda miliki.

Sunday, February 5, 2012

Kuasai Kecerdasan Emosi Anda!

Siapapun bisa marah. Marah itu mudah. Tetapi, marah pada orang yang tepat, dengan kadar yang sesuai, pada waktu yang tepat, demi tujuan yang benar, dan dengan cara yg baik, bukanlah hal mudah."  -- Aristoteles, The Nicomachean Ethics.
 Mampu menguasai emosi, seringkali orang menganggap remeh pada masalah ini. Padahal, kecerdasan otak saja tidak cukup menghantarkan seseorang mencapai kesuksesan.
 Justru, pengendalian emosi yang baik menjadi faktor penting penentu kesuksesan hidup seseorang.
 Kecerdasan emosi adalah sebuah gambaran mental dari seseorang yang cerdas dalam menganalisa, merencanakan dan menyelesaikan masalah, mulai dari yang ringan hingga kompleks.
 Dengan kecerdasan ini, seseorang bisa memahami, mengenal, dan memilih kualitas mereka sebagai insan manusia. Orang yang memiliki kecerdasan emosi bisa memahami orang lain dengan baik dan membuat keputusan dengan bijak.

Seni Mendengar

Banyak orang bisa 'berkata', namun sedikit yang mau 'mendengar'. Padahal jika kita mau kembali ke hukum alam, seharusnya kita harus lebih banyak mendengar daripada bicara. Bukankah Tuhan memberi kita dua telinga dan hanya satu mulut? :-)
 Begitupun jika kita saksikan pada bayi yang baru lahir. Indra pendengaran lebih dulu berfungsi daripada yang lainnya. Lalu, mengapa mendengar lebih susah daripada berbicara?
 Meski secara kasat mata mendengar adalah hal yang gampang, namun nyatanya banyak orang yang lebih suka didengarkan daripada mendengarkan.
Mendengarkan merupakan bagian esensi yang menentukan komunikasi efektif. Tanpa kemampuan mendengar yang bagus, biasanya akan muncul banyak masalah.  Yang sering terjadi, kita merasa bahwa kitalah yang paling benar. Kita tidak tertarik untuk mendengarkan opini yang berbeda dan hanya tergantung pada cara kita.
 Selalu merasa benar, paling kompeten, dan tidak pernah melakukan kesalahan. Duh... malaikat kali!
 Jika kita selalu merasa bahwa diri kita benar, dan cara kitalah yang paling tepat, itu berarti kita tidak pernah mendengarkan. Ide dan opini kita sangat sukar untuk  diubah jika fakta tidak mendukung
 keyakinan kita. Bahkan kalau ada fakta pun kita mungkin hanya akan sekedar meliriknya saja.
 Mungkin saat ini kita nyaman dengan cara kita, tapi untuk jangka waktu yg panjang, orang-orang akan menolak dan membenci kita.
Jika kita mau mulai mendengarkan  orang lain, maka suatu saat kita akan menyadari kesalahan kita. Jawaban untuk mengatasi sifat ini adalahmengasah skill mendengar aktif.
Mendengar tidak selalu dengan tutup mulut, tapi juga melibatkan partisipasi aktif kita. Mendengar yang baik bukan berharap datangnya giliran berbicara.Mendengar adalah komitmen untuk memahami pembicaraan dan perasaan lawan bicara kita. Ini juga sebagai bentuk penghargaan bahwa apa yang orang lain bicarakan adalah bermanfaat untuk kita. Pada saat yang sama kita juga bisa mengambil manfaat yang maksimal dari pembicaraan tersebut.
 Seni mendengar dapat membangun sebuah relationship. Jika kita melakukannya dengan baik, orang-orang akan tertarik dengan kita dan interaksi kita akan semakin harmonis.
Berikut teknik mudah yang dapat dipraktekkan oleh Anda dengan sangat wajar untuk menjadi seorang pendengar yang baik :
1. Peliharalah kontak mata dengan baik.
Ini menunjukkan kepada lawan bicara tentang keterbukaan dan kesungguhan kita
2. Condongkan tubuh ke depan.
Ini menunjukkan ketertarikan kita pada topik pembicaraan. Cara ini juga akan mengingatkan kita untuk memiliki sudat pandang yang lain, yaitu tidak hanya fokus pada diri kita.
3. Buat pertanyaan ketika ada hal yang butuh klarifikasi atau ada informasi baru yang perlu kita selidiki dari lawan bicara kita.
4. Buat selingan pembicaraan yang menarik. Hal ini bisa membuat percakapan lebih hidup dan tidak
     monoton.
5. Cuplik atau ulang beberapa kata yang diucapkan oleh lawan bicara kita. Ini menunjukkan bahwa kita memang  mendengarkan dengan baik hingga hapal beberapa cuplikan kata.
6. Buatlah komitmen untuk memahami apa yang ia katakan, meskipun kita tidak suka atau marah. Dari sini kita akan mengetahui nilai-nilai yang diterapkan lawan bicara kita, yang mungkin berbeda     dengan nilai yang kita terapkan.
 Dengan berusaha untuk memahami, bisa jadi kita akan menemukan sudut pandang, wawasan, persepsi atau kesadaran baru, yang tidak terpikirkan oleh kita sebelumnya.
 Seorang pendengar yang baik sebenarnya hampir sama menariknya dengan pembicara yang baik. Jika kita selalu pada pola yang benar untuk jangka waktu tertentu, maka suatu saat kita akan merasakan manfaatnya.
 Prosesnya mungkin akan terasa lama dan menjemukan, tapi lama-kelamaan akan terasa berharganya upaya yang telah kita lakukan. Kita akan merasa lebih baik atas diri kita, hubungan kita,
 teman-teman kita, anak-anak kita, maupun pekerjaan.
Kesimpulan: Jadilah pendengar yang baik, karena sifat ini bisa menjadikunci untuk mengembangkan pikiran  yang positif, dan merupakan salah satu tangga Anda untuk mencapai kesuksesan! :-)

Tentukan Perubahan - Jangan Menunggu!

Banyak orang yang suka mengeluh dalam hidupnya. Misalnya, dengan menyalahkan nasib buruk yang menimpanya. Tentu saja cara ini tidak akan pernah menjadikan kehidupannya menjadi lebih baik, bukan?
 Ada pepatah bijak mengatakan :
      "You can not chance the wind direction, but you can only chance your wing direction"
 Kita  tidak akan pernah bisa merubah arah angin, yang dapat kita lakukan adalah mengubah arah sayap.
 Dengan kata lain... 'Realita' kehidupan tidak akan berubah kecuali kita sendirilah yang mengubah 'sudut pandang' terhadap realita yang ada!
Fakta: "Tidak ada seorang pun yang memilih kita untuk sukses. Kita sendirilah yang menentukan pilihan tersebut!"
 Kebanyakan orang akan tertarik sejenak ketika diingatkan akan hal di atas, tapi kemudian berlalu kembali.... Sementara waktu terus berjalan, dan akhirnya tidak pernah ada perubahan dalam hidupnya! Sangat disayangkan.
 Seringkali orang tidak berani melakukan  perubahan dalam hidupnya. Dia hanya menunggu, dan menunggu adanya perubahan tersebut.
 Menunggu bantuan orang lain, menunggu bantuan teman untuk mendapatkan pekerjaan yang enak, sampai menunggu warisan ;-)
 Sekarang logikanya, jika memang hanya dengan menunggu perubahan itu akan datang, maka jumlah orang sukses seharusnya jauh lebih banyak.
 Bukankah kenyatannya tidak demikian?
 Lalu, jika ingin sukses, apa yang seharusnya kita lakukan? Ciptakan perubahan!
 Jangan selalu menunggu orang lain.
 Berikut beberapa tips yang bisa membantu kita untuk menciptakan perubahan:
1. Do your best, whatever happens will be for the best!
Lakukan dan selesaikan semua tugas dan pekerjaan semaksimal mungkin, bukan hanya terus menunggu dan berharap.
Lakukan semuanya dengan tujuan untuk selalu mendapatkan hasil *terbaik* yang bisa Anda capai!
2. Mulai buat jaringan seluas-luasnya.
Dengan banyak mengenal orang, maka pengetahuan kita akan semakin bertambah.
Seseorang yang kelihatannya sederhana bisa jadi menyimpan kedalaman ilmu yang tidak kita duga!
Oleh sebab itu, alangkah bijaknya jika kita menjadikan 'setiap orang adalah guru' dan kehidupan ini adalah universitasnya.
3. Berusahalah selalu untuk bersikap proaktif.
Sikap ini sangat diperlukan jika ingin mendapatkan kesempatan yang lebih luas dan cepat dalam berbagai macam hal!
4. Bersikaplah Fleksibel.
Cobalah untuk memahami suatu hal dari berbagai sudut pandang. Jangan terpaku pada satu cara, yang bisa jadi tidak lagi relevan kita gunakan. Dengan bersikap fleksibel, wawasan kita akan semakin bertambah.
 Satu hal penting yang harus selalu diingat:
 Kita-lah yang memutuskan untuk berubah. Kita-lah yang menentukan menjadi sukses, bukan orang lain! Jika pilihan sukses tidak pernah kita ambil,  maka orang lain akan mengambil pilihan tersebut.
 Dan, kita akhirnya hanya akan menyaksikan kesuksesan mereka, tanpa pernah merasakannya...
 Bukankah Anda tidak berharap demikian? Jika memang tidak, tentukan perubahan...
MULAI HARI INI. Jangan terus menunggu! ^_^

Bagaimana Cara Menyikapi Kritikan

Kalau Anda suka sepak bola, pasti sering mengamati para komentator dalam mengeluarkan pernyataan pedasnya. Padahal belum tentu kepandaian mereka dalam mengkritik orang lain sebanding dengan kemampuannya jika disuruh memainkan bola sendiri di lapangan. ;-)
 Belum lagi para pakar dan pengamat politik, ekonomi, maupun sosial. Mereka ramai-ramai berkomentar kepada publik, seolah pernyataan merekalah yang paling benar. :-)
 Namun bukan itu permasalahannya!
 Pertanyaannya sekarang adalah... seandainya Anda mendapatkan kritikan, yang sakitnya melebihi tamparan, apa yang harus Anda lakukan?
 Jawabannya adalah...
 => Nikmatilah setiap kritikan layaknya kue kegemaran kita!
 Mungkinkah? Mengapa tidak! :-)
 Kita mempunyai wewenang penuh untukmengontrol perasaan kita.
Berikut tips untuk Anda saat menghadapi Kritik:
1. Ubah Paradigma Anda Terhadap Kritik
 Anda, tidak sedikit orang yang jatuh hanya gara-gara kritik, meski tidak semua kritik itu benar dan perlu ditanggapi. Padahal, kritik menunjukkan adanya yang *masih peduli* kepada kita.
Coba perhatikan perusahaan-perusahaan besar yang harus mengirimkan berbagai survey untuk mengetahui kelemahannya.
 Bayangkan jika Anda harus melakukan hal yang sama, mengeluarkan banyak uang hanya untuk mengetahui kekurangan Anda! LoL. :-)
 Kritik merupakan kesempatan untuk koreksi diri. Tentu saja akan menyenangkan jika mengetahui secara langsung kekurangan kita, daripada sekedar menerima dampaknya, seperti dikucilkan misalnya.
2. Cari tahu sudut pandang si pengkritik
 Tidak ada salahnya mencari tahu detil kritik yang disampaikan. Anda bisa belajar dari mereka dan melakukan koreksi terhadap diri Anda. Bisa jadi kritik yang disampaikan benar adanya.
 Jika perlu, justru carilah orang yang mau memberikan kritik sekaligus saran kepada Anda. Tokh Anda tidak akan menjadi rendah dengan hal itu.
 Justru sebaliknya, pendapat orang bisa jadi membuka persepsi, wawasan, maupun paradigma baru yang mendukung goal Anda.
3. Kritik tidak perlu dibalas dengan kritik!
 Tanggapi kritik dengan bijak. Anda tidak perlu merasa marah atau memasukkannya ke dalam hati. Toh menyampaikan pendapat adalah hak semua orang.
 Nikmatilah apapun yang mereka sampaikan. Tidak ada ruginya untuk ringan dalam mema'afkan seseorang. Anggaplah semua itu untuk perbaikan yang menguntungkan Anda kelak.
 Jangan pernah Anda balas kritik dengan kritik. Karena hal ini hanya akan membuat perdebatan, menguras tenaga & pikiran. Tidak ada gunanya...
4. Terimalah kritikan dengan senyuman. ^_^
 Ini semua bisa melatih mental kita agar bisa *tegar* menghadapi ujian yang lebih hebat di kemudian hari.
 Singkatnya, kita memang hanya layak dipuji jika sudah berani menerima kritikan. Meski tidak mudah, asah terus keberanian Anda untuk menikmati kritik layaknya menikmati kue Anda.
 Ingat, pujian dan apresiasi hanya akan datang apabila kita sudah melakukan sesuatu yang berharga.
So, jangan pernah bosan untuk memburu kritik, dan tanggapilah setiap kritik dengan
 lapang dada! :-)

Seperti Apa AndaMengukir Sejarah

Ada 3 hal yang bisa membedakan anda dengan kebanyakan orang dalam mengukir sejarah, yaitu...
Kemauan, Keilmuan dan Kesempatan.
1. Kemauan
 Kemauan menjadi kata kunci yang paling penting dalam menentukan sejarah hidup anda.
Anda mau menjadi apa? Seperti apa? dan di mana? Tentunya hanya anda yang paling mengetahuinya! Cobalah catat semuanya. Baik itu melalui memori, diary, atau melalui selembar kertas sekali pun! Anda pasti punya kemauan!
Jangan pernah katakan anda tidak punya kemauan. Hidup itu terlalu pendek untuk disia-siakan.
2. Keilmuan
 Percaya, segala sesuatu itu pasti ada ilmunya! Jika anda punya kemauan dan memiliki ilmunya, maka segala usaha akan tercapai dengan lebih baik. Itu sebabnya anda harus mau belajar dan belajar. Anda bisa belajar dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja.
Ingat, tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar, mengenal, memahami, dan mengamalkan sesuatu hal yang bermanfaat bagi kehidupan anda, begitu juga bagi orang lain. Dan satu lagi....
3. Kesempatan
 Jika kemauan ada, keilmuan ada, maka tinggal kesempatanlah yang memutuskan apakah Anda bisa mengukir sejarah dengan baik atau tidak. Kesempatan ini bisa datang dari mana saja, tergantung kecekatan Anda dalam memanfaatkan setiap peluang yang ada.
Kita tahu, seringkali kesempatan itu hadir, tapi kita tidak mampu memanfaatkannya dengan benar, karena keilmuannya kurang, meski keinginan kita itu sebenarnya sudah besar.
Jika ini terjadi, tidak jarang orang menyesal dan kadang menjadi berfikir bahwa nasib selalu tidak berpihak padanya. Sebenarnya tidak demikian anda! Dia hanya tidak tahu bagaimana cara menyatukan 3K! Yaitu...
Kemauan, Keilmuan dan Kesempatan!
Nah, sekarang anda tahu, apa yang  harus dilakukan untuk bisa mengukir sejarah dengan baik dalam hidup anda! Padukan antara kemauan, keilmuan dan kesempatan. Jika kemauan sudah ada,
 keilmuan sudah ada, maka kesempatan itu sebenarnya bisa dicari dan diupayakan!
 Dan percaya... ketika ketiga unsur ini berpadu dalam hidup anda, maka sejarah kebesaran tentang anda telah dimulai. :-)

Di Mana Tempat Terbaik Kita?


Dimanapun kita berada, maka disitulah tempat terbaik kita..! Seringkali kita merasa terkungkung dengan lingkungan dimana kita berada.

Tidak jarang orang berpikir dan merasa bahwa tidak mungkin bagi mereka untuk bisa meraih sukses. Misalnya mereka yang hidup di daerah terpencil, merasa susah, dan jauh untuk mendapat sentuhan teknologi, atau menerima informasi terbaru dengan cepat.
Hingga berpikir, begitu susahnya berjuang dan mengembangkan usaha.
Sebaliknya, mereka yang hidup di kota besar berpikir betapa sesaknya dunia. Begitu ketatnya tingkat persaingan hidup.
Dimana pun berada, saling sikut, saling senggol, saling tendang. Hingga akhirnya memutuskan, memang susah untuk menjadi yang terdepan.
Dalam berjuang segala sesuatunya memang seringkali tidak sesuai keinginan kita. Bisa jadi kita merasa lingkungan tidak lagi ramah, dan kondisinya tidak nyaman.
Padahal sesungguhnya, dimanapun kita berada, pahami bahwa ITULAH tempat terbaik kita. Tempat dimana kita hidup, tempat di mana kita memperjuangkan apapun yang kita inginkan.

Sekarang, mari kita renungkan sejenak...
1. Jika kita selalu saja berpikir bahwa tempat lain adalah lebih baik, maka sampai kapan kita akan mulai berjuang?
2. Jika kita selalu saja menunggu datangnya kesempatan emas di tempat lain, berapa banyak waktu yang terbuang, hanya sekadar untuk menunggunya?
3. Jika kita selalu saja menunda apapun yang bisa kita lakukan di tempat kita berada sekarang, maka berapa banyak kesempatan yang terbuang percuma?
Dan masih banyak lagi hal yang perlu kita renungkan..!

Karenanya, jika saja kita mau berpikir bahwa inilah tempat terbaik kita, maka kita akan memiliki kesadaran dan kemampuan untuk membuat segala sesuatunya menjadi lebih baik, lebih bernilai, dan penuh arti!
Kita semua memiliki kesempatan emas untuk menjadi besar & benar dimana saja... asal, kita mau memperjuangkannya!

Saat Kenyataan Tak Sesuai Impian...

Banyak orang yang merasa frustasi karena kenyataan mereka tidak sesuai dengan impian.

Sebagai contoh, ada seorang anak yang ingin kuliah di Universitas A, tapi nyatanya biaya tidak mencukupi.

Atau, mereka yg merantau ke kota besar, bermimpi ingin mendapatkan pekerjaan berkelas nasional bahkan internasional, tapi nyatanya yang didapatkan hanyalah pekerjaan biasa-biasa saja & apa adanya.

Ada juga seorang pengusaha, yg mungkin mengharapkan kenaikan profit 10 kali, malah mengalami kebangkrutan.

Apa yang kita harapkan, kadang memang tidak sesuai dengan kenyataan. Lalu apa yang harus kita lakukan?

Berikut adalah 3 langkah atau tips yang bisa anda lakukan saat mimpi tidak sesuai dengan kenyataan:

1. Bertindaklah selalu secara fleksibel dan dinamis

Jika anda betul-betul ingin menggapai kesuksesan, maka diperlukan *kesiapan* untuk bisa bertindak secara fleksible dan dinamis terhadap setiap perubahan yang terjadi.

Sekarang, saya akan buat sebuah analogi sederhana...

Saat ada badai atau angin topan yang besar, tidak jarang kita melihat pohon yang memiliki batang yang sangat besar tumbang! Apa sebab?

Sebab mereka tidak kuat menahan beban yang diterima.

Namun coba tengoklah bambu! Karena batangnya yang lentur, maka bambu bisa fleksibel bergerak ke segala arah, dan jarang tumbang!

Nah, begitu pun dengan kita! Jika kita bertindak dan berpikir dinamis dan juga fleksibel, maka kita akan lebih tahan dalam menghadapi tantangan dan perubahan serta masalah yang datang.

2. Berpikirlah bahwa INILAH yang terbaik untuk kita!

 Saat kenyataan tidak sesuai dengan impian, percayalah bahwa inilah yang terbaik untuk kita. Kita tidak pernah tahu skenario yang telah ditetapkan-Nya.

Karena, segala sesuatu yang menurut logika kita baik, bisa jadi justru sebaliknya di mata Tuhan!

Berpikirlah selalu positif atas apapun yang terjadi pada diri anda. Jangan biarkan satu kegagalan membuat  anda kecewa, apalagi sampai frustasi dan berlarut-larut.

Anda tahu apa yang saya lakukan jika ada satu mimpi atau keinginan saya tidak kesampaian? Saya biasa mengatakan:

"Sudahlah Ahira, kamu tdk perlu kecewa, don't ask me why, it is GOOD for you! Sekarang kamu dengarkan baik-baik, Tuhan akan menggantinya dengan YANG LEBIH BAIK! Tuhan tau kamu orang yg baik & bijaksana. Hidupmu penuh dengan kelimpahan, dan kamu memang dilahirkan utk slalu jadi pemenang!"

 Saya biasa mengatakannya di depan cermin dengan penuh keyakinan, tentunya saat saya sendirian! hehe... It works for me! :-)

 Anda juga boleh coba nanti ;-)

Apa yang saya lakukan di atas itu adalah 'afirmasi'. Afirmasi adalah kata-kata positif yang diucapkan berulang-ulang & diyakini untuk membentuk citra postif untuk mengurangi sikap-sikap negatif dalam diri kita.

Kata-kata afirmasi ini bisa kita buat/ rancang sendiri, dan lalu bisa diucapkan secara verbal atau dalam hati. Menurut ahli Hynotherapy, afirmasi itu akan 'terekam' oleh alam bawah sadar kita.

Dan jika terus-menerus diucapkan & dengan penuh keyakinan, maka kita SEDANG atau AKAN menjadi seperti itu adanya, yang kita ucapkan! Dengan kata lain, afirmasi itu sama seperti DO'A.

Okay, sekarang selanjutnya! :-)

Meski saat ini apa yang kita harapkan belum sesuai dengan impian, namun kita harus....

3. Tetap Siapkan MENTAL PEMENANG!

 Saat kita mengalami kegagalan, lebih baik instropeksi diri daripada menyalahkan takdir. Siapa tahu, kita memang belum siap jadi pemenang! :-)

Bisa jadi kesuksesan hanya akan membuat kita menjadi sombong, dan karena saking sayangnya Tuhan kepada kita, Ia tidak mau hamba-Nya berbuat dosa. :-)

Setiap kemenangan itu lebih baik dirintis dari setiap peluh kita! Akan  lebih baik jika kemenangan itu kita dapatkan setahap demi setahap.

Banyak orang sukses, tapi kemudian mereka terjatuh. Ada yang bangkit lagi, ada yang tidak. Liku hidup setiap manusia memang tidak sama.

Tapi ingat, kesempatan untuk menang itu selalu terbuka bagi siapa saja, tanpa terkecuali!

Rejeki dan kemenangan itu sungguh tidak terkira banyaknya dari Tuhan, masih banyak yang menggantung di langit! :-)

Sekarang tinggal bagaimana cara anda! Apakah mau meraihnya? atau mengharapkan turun dengan sendirinya?

Saya sarankan, jangan pernah memilih yang kedua :-)

Kita semua tahu bahwa yang namanya kemenangan itu seringkali dimiliki oleh mereka yang... tdk pernah berhenti berusaha!

Bekal Sukses Itu Bernama "PD"

Masalah krisis kepercayaan diri (krisis PD) seringkali menjadi salah satu masalah klasik yang dialami oleh sebagian orang.

Meski kelihatannya sederhana, namun jika dibiarkan berlama-lama, krisis PD bisa jadi bumerang tersendiri. Salah  satunya, potensi yang ada dalam diri kita akan terhambat.

Sekarang mari kita ulas sejauh mana pengaruh kepercayaan diri bisa mempengaruhi keberhasilan seseorang.

Saat menghadiri seminar atau sebuah pertemuan misalnya, banyak di antara kita yang lebih nyaman memilih tempat duduk di belakang ketimbang di depan. Alasannya kadang sederhana.. "takut ditanya sama si pembicara". lol
 Namun saat seminar sudah dimulai, yang duduk paling belakang seringkali jadi tidak begitu kelihatan atau terdengar dengan baik apa yang dibicarakan oleh si pembicara karena terhalang oleh mereka yang duduk di depan!
Pernah merasa seperti itu? :-)

Atau saat kita masih berstatus pelajar, apakah kita termasuk yang malu-malu untuk angkat tangan dan memberikan jawaban yang sebenarnya kita tahu atas pertanyaan yang ditanyakan guru kita? :-)

Sekarang, mari kita cari tahu apa saja yang menyebabkan orang suka minder atau kurang PD! Berikut beberapa alasannya:

1. Sering berpikir yang 'tidak-tidak' tentang diri mereka!

"Coba kalau aku tinggi, aku mau dong jadi model terkenal seperti Luna Maya! Tapi sayang, aku nih pendek & item, gigiku gondrong lagi!!"

Jangan pernah memandang sebelah mata terhadap diri kita. Semua yg kita miliki adalah anugerah Tuhan yang pasti ada manfaatnya.

Coba baca lagi artikel pertama yang dulu pernah saya kirimkan dengan judul "Hargai apa yang kita miliki". :-)

2. "Takut Salah" bisa membuat kita tidak maju.

 Jika kita selalu takut salah dalam melakukan sesuatu, maka pastinya kita tidak akan pernah bisa berhasil.
Janganlah takut salah! Karena kesalahan sebenarnya adalah langkah awal menuju keberhasilan.

Tokoh-tokoh besar dunia yang penemuannya sekarang kita nikmati, dulunya mereka banyak melakukan kesalahan. Namun, mereka terus dan terus mencoba untuk memperbaiki kesalahannya hingga tercipta sebuah penemuan yang besar, seperti lampu pijar, pesawat terbang, Google :-)

Dan masih banyak lagi yang lain! Oleh sebab itu, jangan pernah takut salah!

3. Jika kita bergaul dengan pengecut, otomatis kita juga akan jadi pengecut

Pergaulan bisa mempengaruhi kepribadian kita. Jika anda berada di lingkungan yang mayoritas tidak punya rasa PD tinggi, maka jangan harap anda bisa PD.

Yakinlah, sedikit banyak, PD kita sangat dipengaruhi oleh lingkungan dimana kita berada. Oleh sebab itu, pandai-pandailah mencari teman atau pergaulan yang memiliki kepercayaan tinggi.

Anda juga pasti pernah mendengar istilah "Jika ingin kaya, bergaulah dengan orang-orang kaya".

Maksudnya, bukan berarti kalau kita tidak punya uang bisa bersandar pada mereka dan pinjam uang! :-) Tapi tujuan kita adalah bisa menyerap 'cara berpikir' mereka yang bisa membuat mereka menjadi kaya!

4. Tidak perlu terpengaruh pendapat orang lain

 Kita seringkali terpengaruh dengan pendapat orang lain. Sayangnya, tidak semua pendapat itu benar. Pendapat atau masukan dari luar boleh saja kita tampung. Tugas kita adalah *mengolahnya*, sekaligus untuk evaluasi diri.

Jika ada pendapat yang justru membuat anda menjadi mundur dan tidak berhasil, maka anda perlu menolaknya, tanpa perlu terpengaruh oleh pendapat itu.

Singkat kata, hilangkan jauh-jauh rasa minder dalam diri kita. Anda tidak perlu resah dengan kekurangan yang ada. Jika ada melakukan kesalahan, tinggal perbaiki kesalahan yang anda buat, dan jadikan kesalahan itu sebagai pengalaman.

The last but not least...
Selalu perkaya diri anda dengan ilmu. Karena dengan memiliki banyak ilmu, otomatis kekurangan kita dalam hal lain bisa tertutupi oleh kelebihan lain yang kita miliki!

Begitu banyak orang yang tidak menyadari 'sleeping giant' dalam dirinya. Potensi dahsyat dan besar yang acapkali diabaikan oleh alam pikirannya sendiri, yaitu perasaan minder!

So, percaya dirilah! Agar semua potensi dahsyat yang anda miliki *keluar* dan tidak lagi terhambat! :-)

Lepaskan Benang Itu

"Seutas benang itu sesungguhnya hanya ada dalam pikiran Anda!"

Ada kisah nyata tentang seekor gajah. Sejak kecil ia sudah dirantai kakinya dengan seutas rantai sepanjang 4 meter.

Apa yang terjadi ketika rantai itu diganti dengan seutas benang?

Gajah itu tetap saja berkeliling & tidak berani melangkah keluar dari area lingkaran 4 meter tersebut!

Dari kisah ini, pelajaran apa yang bisa kita ambil?

Namun bisa jadi, kita pun memiliki
'keterbelengguan' dengan seutas tali
yang mengikat diri kita!

Kita tidak berani keluar dari zona yang
dianggap nyaman. Meski sesungguhnya,
kita bisa melakukan banyak hal hebat
dari perkiraan kita!

Mari kita jujur pada diri sendiri, berapa banyak kesempatan yg sebenarnya hadir, melintas di depan anda, namun anda tidak mempedulikannya?

Anda mungkin menganggap peluang itu 'terlalu tinggi' untuk anda, dan merasa tidak pantas berada disana.

Atau mungkin anda malah merasa tidak mampu untuk melakukan hal itu padahal sama sekali belum pernah mencobanya?

Kita semua tahu, segala hal yang menurut kita 'begitu hebat', seringkali tidak selalu seperti yang kita bayangkan.

Atau hal yang kita anggap sulit,
kadang sebenarnya sangat gampang!

Ada dua kunci dalam hal ini :
1. Anda akan bisa jika anda berpikir bisa
2. Anda akan gagal jika anda berpikir gagal

 So, jangan menyalahkan siapapun jika kesuksesan belum menghampiri diri kita. Sebab, faktor utamanya terletak pada diri kita sendiri.

 Oleh sebab itu, perhatikan dengan seksama, dan tanya pada diri sendiri, adakah seutas benang yang telah membelenggu diri kita selama ini?

Jika ya, maka segeralah untuk putuskan benang itu!

Cobalah bergerak maju dari lingkaran yang selama ini kita buat dan telah membelenggu diri kita sendiri!

Peluang itu sebenarnya selalu hadir kapan saja. Namun, karena kita selalu saja menutup mata, telinga, dan pikiran kita, maka peluang itu akan terlewat begitu saja!

Jika anda masih saja ragu untuk melangkah, cobalah untuk melatihnya sedikit demi sedikit. Dan jika anda sudah yakin, maka segeralah berlari cepat, keluar dari keterbelengguan anda!

 Jika sudah seperti ini, maka siapa lagi yang diuntungkan, jika bukan anda sendiri? :-)

Sekilas Realitas Dunia Remaja

                Globalisasi sangat berpengaruh terhadap perkembangan remaja masa kini. Percaya atau tidak, siap atau tidak siap pasti kita akan merasakan perubahannya. Yang sangat memprihatinkan adalah perubahan budaya ini yang menjurus kearah hal yang negative, apalagi bagi remaja. Seperti banyaknya seks bebas, mabuk-mabukan, minum obat-obatan yang terlarang, hal tersebut sudahmenjadi halbiasa di kalangan remaja saat ini.
                Budaya-budaya negative tersebut sebenarnya di akibatkan oleh ideologi-ideologi yang dapat dengan secara bebas masuk ke Indonesia, salah satunya terlihat dari budaya HEDONISME serta MATERIALISME yang sekarang berkembang.
                Semua hanya di ukur dari materi dan kesenangan belaka, tidak ada yang memperhitungkan aspek moral, sosial serta agama yang seharusnya dijadikan landasan dalam kehidupan manusia.
                Sekilas realitas remaja yang digambarkan diatas sangat nyata dilingkungan kita. Untuk itu perlu adanya tameng untuk membentengi dari budaya-budaya jelek ersebut.
                Lantas, BAGAIMANA CARA KITA MEMBENTENGI DIRI DARI PENYAKIT REMAJA TERSEBUT?

CITA-CITA

Kata cita-cita sangatlah sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari, bahkan ketika kita masih kecil pun juga sering di tanyai oleh orang di sekeliling kita, sehingga sudah pasti seharusnya kita tahu arti atau dampak yang akan di timbulkan dari cita-cita tersebut.

TAPI, APAKAH KENYATAANNYA BEGITU...???

Realitas di masyarakat menunjukkan sebuah data yang sangat memprihatinkan, ternyata tingkat kegagalan yang ada di masyarakat sangat tinggi. Bahkan, kegagalan dalam meraih cita-cita itu tidak hanya di alami oleh masyarakat yang secara tingkat pendidikan kurang. Tapi, mahasiswa-mahasiswa yang seharusnya bisa sukses dalam cita-citanya karena ilmu yang telah di pelajarinya, ternyata banyak sekali yang tidak bisa berbuat apa-apa demi meraih cita-citanya. Hal tersebut dikarenakan cita-cita yang dia kejar tidak jelas, bahkan ada juga yang hanya mengalir tanpa adanya cita-cita.

APA CITA-CITA ANDA ...???
DAN APAKAH ANDA YAKIN CITA-CITA ANDA DAPAT TERCAPAI...???